Dalam dunia tasawuf, Rabiah Al Adawiyah adalah sufi yang terkenal dengan mahabbahnya kepada Allah SWT. Berikut sosoknya. Sosok Rabiah Al Adawiyah. Rabiah Al Adawiyah adalah seorang tokoh sufi terkemuka yang memiliki nama lengkap Ummu Khair ibn Ismail Al Adawiyah Al Qisysyiyah. Mengenang Sufi Perempuan Rabi'ah Al-Adawiyah. Menurut Harun Nasution, mahabbah ialah memeluk kepatuhan kepada Tuhan dan membenci sikap melawan kepada-Nya, menyerahkan seluruh diri kepada yang dikasihi, serta mengosongkan hati dari segala-galanya kecuali dari diri yang dikasihi. Rabiah Al-Adawiah pernah ditanya " Apakah kau cinta kepada Ia menjadi satu-satunya perempuan yang dilabeli sufi perempuan sepanjang sejarah sufisme Islam. Kita tahu perempuan itu bernama Rabi'ah al-Adawiyah, seorang sufi perempuan, teolog, penyair dan ahli dalam keilmuan lainnya. Karya terbesarnya adalah mahabbah hanya diperuntukkan kepada Tuhan semata. ADVERTISEMENT Rabiah al Adawiyah menjadi salah satu tokoh yang populer di kalangan masyarakat Irak. Konsep sufinya yang paling dikenal adalah mahabbatullah yang artinya kecintaan terhadap Allah. Rabiah lahir dari keluarga yang sangat miskin. Ia merupakan anak terakhir dari empat bersaudara, sehingga ia dinamakan Rabiah yang artinya keempat. Mubadalah.id - Rabi'ah al-Adawiyah adalah anak perempuannya yang keempat. Fariduddin Attar, sufi dan sastrawan besar, penulis buku yang sangat terkenal Manthiq ath-Thair ( Percakapan Burung), menulis kisahnya panjang lebar. Ia menuturkan bahwa Rabi'ah al-Adawiyah lahir dari keluarga yang sangat miskin yang taat mengabdi kepada Tuhan.

Rabu, 20 Sep 2023 04:00 WIB Ilustrasi sufi perempuan (Foto: Getty Images/iStockphoto/vanbeets) Surabaya - Rabiah Al Adawiyah merupakan sosok yang tak asing dalam dunia tasawuf. Sufi perempuan pembawa 'agama cinta' ini memilih untuk tidak menikah seumur hidupnya. Berikut sosok singkatnya yang dirangkum detikHikmah.

Konsep tarekat Rabiah Al Adawiyah sebagai sufi perempuan tersebut yakni bertutur perihal cinta seorang hamba kepada Tuhannya tanpa syarat, yakni tanpa takut atas api siksa neraka maupun harapan ihwal kenikmatan surga, cinta yang murni tanpa balasan.
Foto/Ilustrasi. Rabi'ah Al-Adawiyah bernama lengkap Rabi'ah binti Isma'il Al-'Adawiyah. Tokoh sufi wanita yang dijuluki Syahidatul 'Isyqil Ilahi (wanita yang syahid oleh kerinduan ilahi) ini lahir dan wafat di Basrah, Irak pada abad ke-2 Hijriah.
Rabi'ah Al-Adawiyah dijuluki sebagai "The Mother of the Grand Master" atau Ibu Para Sufi Besar karena kezuhudannya. Ia juga menjadi panutan para ahli sufi yang lain seperti Ibnu al-Faridh dan Dhun Nun al-Misri. Kezuhudan Rabi'ah juga dikenal hingga ke Eropa. Maksudnya, menetapkan syariat istighfar usai beramal bagi umatnya sekaligus mengingatkan akan ketidaksempurnaan ibadah mereka. (As-Sya'rani, Al-Minahus Saniyyah ). Baca juga: Mu'adzah Al-Adawiyah, Sufi Perempuan yang Melawan Mati dalam Lalai.
Pada suatu hari seorang lelaki datang kepada Rabiah al-Adawiyah al-Bashriyah dan bertanya, "Saya ini telah banyak melakukan dosa. Maksiat saya bertimbun meleblhl gunung-gunung. Andaikata saya bertobat, apakah Allah akan menerima tobat saya?"
lmXw.
  • klys2b5z4m.pages.dev/819
  • klys2b5z4m.pages.dev/321
  • klys2b5z4m.pages.dev/115
  • klys2b5z4m.pages.dev/703
  • klys2b5z4m.pages.dev/374
  • klys2b5z4m.pages.dev/834
  • klys2b5z4m.pages.dev/815
  • klys2b5z4m.pages.dev/127
  • kata kata sufi rabiah al adawiyah