pemyajiamhasil percobaan dalam bentuk tabel dan grafik bertujuan untuk memudahkan untuk memahami data hasil percobaan sempurna Iklan Pertanyaan baru di Kimia menurut kamu hal apa saja yang dilakukan untuk mengatasi masalah pencemaran yang ada di Banda Aceh
Ilustrasi pengolahan dan penyajian data. Foto dan penyajian data merupakan tahapan di berbagai bidang ilmu yang berkaitan dengan riset, termasuk statistika. Dalam buku berjudul Statistika Non-Parametrik untuk bidang Kesehatan Teoritis, Sistematis, dan Aplikatif yang disusun Norfai, pengolahan dan penyajian data adalah dua dari empat tahapan yang kerap dilakukan di bidang memiliki peran strategis terhadap hasil data penelitian sebelum data tersebut diinterpretasikan. Sebelum membahas proses mengolah dan menyajikan data secara mendalam, simak uraian berikut DataPada rumpun ilmu yang berkaitan dengan riset, data merupakan unsur pokok yang dikaji dan diolah. Pun demikian dalam ilmu statistika. Menurut buku berjudul Mengenal Lebih dalam tentang Data oleh Marwoto, data adalah hasil mencacah atau hasil pengukuran dari sebuah jenisnya, data dapat dibedakan menjadi data kualitatif dan kuantitatif. Dalam statistika, jenis data yang dipakai cenderung pada data kuantitatif atau berupa berupa angka tersebut melalui beberapa proses, dua di antaranya yakni pengolahan dan penyajian pengolahan data. Foto DataSebelum disajikan, sebuah data melalui pengolahan data terlebih dahulu. Mengutip dari buku Pengantar Statistika oleh Tan Kim Hek, pengolahan data secara umum dapat dipahami sebagai proses membentuk data agar menjadi wujud yang lebih tertata dan siklus pengolahan data terdiri dari tiga langkah utama, yakni input atau masukan, proses atau pengolahan, dan output atau proses input, data disiapkan dalam berbagai bentuk, lalu disesuaikan dengan keperluan. Sementara pada pengolahan, data akan dikombinasikan dengan berbagai informasi lainnya guna menghasilkan data baru yang lebih mengolah data akan melibatkan beberapa operasi pengolahan dasar tertentu. Sementara pada proses output, tahap pengumpulan data diproses sesuai kebutuhan. Pengelompokan data tersebut akan digunakan pada pengolahan penyajian data dalam bentuk tabel dan grafik. Foto DataSetelah data diolah, proses selanjutnya adalah menyajikannya. Dalam buku berjudul Statistika Non-Parametrik untuk Bidang Kesehatan Teoritis, Sistematis, dan Aplikatif yang disusun Norfai, umumnya, data dapat disajikan secara tekstual, tabel maupun grafik atau gambar. Namun, sebagian besar data disajikan dalam bentuk tabel dan data dapat dipahami sebagai proses melaporkan hasil pengolahan data agar dapat dipahami dan diinterpretasikan sesuai dengan tujuan yang buku Pengantar Statistika, penyajian data dalam bentuk tabel biasanya berbentuk baris kolom yang terdiri atasTabel satu arah, untuk menyajikan data yang memiliki satu karakteristik dua arah, digunakan untuk menyajikan data yang memuat hubungan antara dua aspek yang tiga arah, dimanfaatkan untuk menyajikan data yang terdiri dari tiga karakteristik kontingensi, dipakai untuk menyajikan data dengan dua faktor atau dua variabel. Adapun tiap variabel maupun faktor dalam data tersebut terdiri atas beberapa kategori penyajian data dalam bentuk grafik dapat dibedakan menjadi grafik batang, grafik garis, dan grafik penjelasan mengenai pengolahan dan penyajian data dalam ilmu statistika. Semoga bermanfaat!Apa yang dimaksud dengan data?Apa yang dimaksud dengan pengolahan data?Apa yang dimaksud dengan penyajian data?
PENYAJIANDATA STATISTIK By Kel 4 Mustafid Halim Rif'atin Aprilia Rini Sumarti Cara penyajian data statistik Tabel (daftar) Biasa Kontingensi Distribusi frekuensi b. Grafik
Materi penyajian data diagram batang untuk memaparkan data jadi .salah satu topik di UTBK, nih. Nah, biar jawaban elo makin oke. Yuk, belajar bareng di sini! Sekarang itu, kalau mau belanja online memang gampang banget ya, tinggal buka Instagram atau e-commerce. Tapi nih, saking mudah dan murahnya, gue suka bingung kalau mau beli barang online, tuh. Ya, tentunya, sebagai anak kosan, gue pasti nyari yang paling murah. Elo pasti gitu juga nggak, sih? Ilustrasi kebingungan membandingkan harga sepatu Arsip Zenius Nah, saking banyaknya harga yang gue bandingin. Gue suka kebingungan sendiri, nih. Terus, gue jadi ingin membandingkan harga gitu. Ya, gue sih, biasanya bikin tabel sendiri di kertas buat bandingin harga. Eh, tapi, ngomong-ngomong soal tabel, gue jadi inget nih, materi penyajian data pas gue sekolah dulu. Berkat materi itu, gue betulan bisa nemuin harga cucok buat kantong gue. hehe Berhubung gue ingat materi ini, jadilah gue juga sekalian mau bahas soal materi penyajian data yang gue yakin berguna banget buat elo, deh! Mulai dari pengertian penyajian data, tujuan, macam, caranya, hingga contoh soal penyajian data yang sering diujikan di UTBK beserta pembahasannya. Yuk, baca sampai habis ya, Sobat Zenius! Pengertian Penyajian DataMacam-Macam Penyajian Data Contoh Soal Penyajian Data Dalam Bentuk TabelContoh Soal Penyajian Data Dalam Bentuk Diagram Batang Ngomongin tentang penyajian data, enaknya kita kenalan dulu sama “data” dulu, nih. Apa sih yang dimaksud dengan data itu? Menurut Encyclopedia Britannica 2020, data adalah fakta atau angka-angka yang dikumpulkan, dianalisis dan diringkas untuk disajikan. Contoh sederhananya seperti informasi tentang harga sepatu yang berbeda-beda di banyak toko tadi. Ilustrasi kebingungan Arsip Zenius Nah, dari definisi data itu sendiri, kita jadi tahu nih kalau sebuah set data itu pada akhirnya akan membutuhkan penyajian data. Apa yang dimaksud dengan penyajian data? Penyajian data adalah upaya untuk menampilkan atau memaparkan data yang didapatkan secara visual. Apa sih tujuan dari dilakukannya penyajian data? Mempermudah proses pemahaman dan analisis data yang jumlahnya banyak merupakan alasan mengapa data perlu disajikan. Terkadang, kalau kita dapat banyak informasi secara lisan atau tertulis berisikan kalimat panjang dalam satu waktu, kita suka jadi bingung nih untuk dapetin informasi pentingnya. Beda kalau kita tuangkan informasi itu ke dalam bentuk penyajian data, seperti saat bingung memilih toko yang menjual sepatu tadi. Ilustrasi grafik harga sepatu dan tokonya Arsip Zenius Dengan menggunakan penyajian data, elo jadi bisa dengan lebih cepat mendapatkan informasi penting yang elo perlukan, seperti harga sepatu paling affordable kayak tabel di atas. Gimana, membantu banget kan teknik penyajian data itu? Pasti, dong. Eh, tapi elo tahu nggak, kemudahan yang kita dapatkan saat ini itu tidak lepas dari perkembangannya yang panjang, lho. Menurut laporan dari Think Insights 2017, visualisasi data sendiri kemungkinan sudah ada semenjak tahun yang lalu. Sudah lama sekali, kan? Nah, selama itu juga lah kira-kira perkembangan penyajian data sudah berlangsung. Ilustrasi Peta daerah dari Mesopotamia Dok. Osama Shukir Muhammed Amin GRCP Glasg via Pada mulanya, visualisasi data hanya digunakan untuk membuat peta bintang, ladang, dan daerah dengan gambar di pasir, dinding-dinding gua atau tanah liat. Di abad ke-18 pun visualisasi data digunakan oleh tokoh astronomi, Edmond Halley untuk memetakan perbedaan keadaan atmosfer di lautan. Ilustrasi Peta laut karya Edmond Halley Halley, Edmond, 1656-1742, CartographerW. & J. Mount & T. Page, Publisher via Public Domain Seiring perkembangan sains, cara penyajian data juga berkembang hingga akhirnya muncul yang namanya ilmu statistik. Penyajian data kemudian digunakan untuk menyajikan data di bidang lainnya selain geografi dan astronomi, seperti peperangan, penghitungan populasi, perdagangan, politik, ekonomi, dan lainnya. Ilustrasi penyajian data pasukan kampanye Napoleon Rusia 1812 dalam bentuk bagan oleh Charles Minard Charles Minard via Public Domain Materi tentang penyajian dan pengolahan data ini sebenarnya juga sudah pernah elo pelajari di saat kelas 6. Masih inget nggak nih? Nah, kalau elo butuh refresh ingatan sedikit, elo bisa cek lagi ya materi penyajian dan pengolahan data kelas 6 dengan mengklik banner di bawah ini. Baca Juga Menyajikan dan Mengolah Data – Materi Matematika Kelas 6 SD Macam-Macam Penyajian Data Lalu, bagaimana cara menyajikan data itu? Penyajian data secara visual biasanya melibatkan teknik desain grafis. Ada macam-macam penyajian data yang elo bisa gunakan, diantaranya adalah penggunaan tabel, grafik dan diagram. Tabel, grafik, dan diagram masing-masing memiliki variasi dan fungsinya masing-masing, lho. Nah, dalam memilih cara menyajikan data mana yang paling tepat untuk digunakan, elo perlu nih untuk mengetahui apa fungsi dari macam-macam penyajian data tersebut. Yuk, kita cari tahu! Penyajian Data dalam Bentuk TabelCara menyajikan data yang akan kita bahas pertama adalah tabel. Cara ini mungkin merupakan salah satu cara yang paling sering digunakan dan kita jumpai sehari-hari karena bentuknya yang sederhana, nih. Secara umum, tabel memiliki fungsi untuk memaparkan data yang terlalu detail dan rumit kalau hanya disampaikan dalam bentuk teks saja. Memaparkan data dalam bentuk tabel juga dapat membantu pembaca pembaca untuk langsung memahami informasi penting dari data itu dengan cepat. Melansir dari Modul Pembelajaran SMP Terbuka Kelas VII 2020, penyajian data dalam bentuk tabel ternyata bisa dibagi menjadi tiga jenis sesuai dengan fungsi dan isinya nih. 1. Tabel Baris dan KolomJenis tabel ini digunakan untuk menginformasikan nilai dari satu kelompok data saja. Contoh penyajian data-nya seperti di bawah ini. Ilustrasi penyajian data dalam bentuk tabel baris dan kolom Arsip Zenius Kelompok data pada tabel di atas adalah tinggi dan jumlah siswa di satu kelas. Jadi, data yang kita dapat pun meliputi data keseluruhan yang ada pada satu kelompok saja. 2. Tabel Kontingensi Kalau di jenis sebelumnya hanya ada satu kelompok data saja, pada tabel kontingensi ada lebih dari satu. Menggunakan jenis tabel ini, elo jadi bisa melihat perbandingan ataupun hubungan dari dua kelompok yang berbeda. Contohnya seperti di bawah ini, nih. Ilustrasi penyajian data dalam bentuk tabel kontingensi Arsip Zenius Pada jenis tabel ini ada dua kategori atau variable, yaitu siswa perempuan dan siswa laki-laki. Dari tabel ini kita jadi bisa tau perbandingan jumlah siswa perempuan dan laki-laki dengan tinggi badan tertentu. 3. Tabel Distribusi FrekuensiPada jenis tabel distribusi frekuensi, data yang disajikan berupa interval yang memiliki frekuensi atau banyak datanya masing-masing. Contoh penyajian datanya seperti ini. Ilustrasi penyajian data dalam bentuk tabel distribusi frekuensi Arsip Zenius Penyajian Data dalam Bentuk Diagram Diagram adalah bentuk visualisasi data untuk menunjukan proporsi atau komposisi persebaran suatu set data. Jenis diagram yang biasanya digunakan adalah diagram lingkaran atau sering juga disebut pie chart dan diagram batang. Berikut contoh penyajian datanya. 1. Diagram Lingkaran atau Pie Chart Ilustrasi penyajian data dalam bentuk tabel baris dan kolom Arsip Zenius Dari data di atas, kita dapat membuat diagram lingkarannya menjadi seperti di bawah ini. Ilustrasi penyajian data dalam bentuk diagram lingkaran Arsip Zenius Nah, dengan menggunakan diagram lingkaran, pasti elo jadi punya gambaran perbandingan banyak-nya tiap kategori, kan? Elo bisa tahu kalau siswa dengan tinggi badan 155 cm dan 165 cm itu jumlahnya hampir sama. Tapi berbanding jauh dengan yang tingginya 170 cm. Begitulah kira-kira fungsi dari diagram lingkaran ini. Elo tahu nggak siapa orang pertama yang menemukan diagram lingkaran? Menurut laporan dari Atlas Obscura 2016, penemunya adalah William Playfair, yang dikenal sebagai bapak statistik dunia, lho. Waktu itu, William menggunakan diagram lingkaran yang berwarna untuk menyajikan data kepemilikan tanah Kekaisaran Turki di Eropa. Penggunaan diagram lingkaran pun semakin terkenal dan masih digunakan hingga saat ini. Ilustrasi gambar pie chart pertama dalam buku Statistical Breviary, oleh William Playfair, 1801 Dok. Public Domain 2. Diagram Batang Melansir laporan dari surat kabar New York Times 2012, Ternyata, selain menciptakan diagram lingkaran, William Playfair ternyata juga menciptakan diagram batang. Diagram ini mirip-mirip fungsinya dengan diagram lingkaran. Tapi punya kelebihan, yaitu bisa menunjukan tren naik turunnya sebuah kelompok data dari waktu ke waktu. Kira-kira begini nih contoh penyajian data dalam bentuk diagram batang, yang bisa elo temukan di akun Instagram elo. Ilustrasi penyajian data dalam bentuk diagram batang di Instagram Arsip Zenius Pada diagram batang tersebut, elo jadi bisa tahu perkiraan lama waktu yang elo gunakan untuk scrolling Instagram dari hari ke hari selama 7 hari. Selain bisa digunakan untuk menunjukkan satu kategori data, diagram batang juga bisa digunakan untuk membandingkan lebih dari satu kategori data sekaligus seperti di bawah ini. Ilustrasi penyajian data dalam bentuk diagram batangArsip Zenius Nah, dari diagram batang di atas. Elo bisa lihat perbandingan tren jumlah pemerolehan nilai 100 di kelas A dan B dari tahun 2017 hingga 2020. Informasi apa saja yang bisa elo dapat? Tentunya elo bisa mendapatkan informasi tentang kelas mana yang paling banyak atau sedikit mendapatkan nilai 100, dan bagaimana perbandingan pemerolehannya di kelas A dan B. Elo juga bisa memprediksi kecenderungan tren di tahun berikutnya. Apakah akan mengalami kenaikan atau penurunan? Loading ... Nah, kalau menjawab pertanyaan seperti itu, elo cukup melihat kemungkinannya berdasarkan apa yang ada di diagram atau soal saja, ya. Jadi, kalau melihat peningkatan yang cukup konsisten di kelas A, maka jawabannya pada tahun 2021 kemungkinannya pemerolehan nilai 100 di kelas A akan meningkat. Penyajian Data dalam Bentuk Grafik Kalau elo ingin menyajikan data dengan tren tertentu, seperti penurunan dan kenaikan suatu kelompok dalam jenjang waktu tertentu, elo juga bisa banget nih, menggunakan bentuk visual cara penyajian data menggunakan grafik atau diagram garis. Ilustrasi penyajian data dalam bentuk grafik atau diagram garis Arsip Zenius Karena elo sudah mengenal beberapa macam cara menyajikan data dengan tabel, grafik, maupun diagram, kita coba mengerjakan latihan soal penyajian data untuk mempersiapkan UTBK, yuk! Oya, kalau elo butuh referensi artikel tentang rumus-rumus yang bisa elo gunakan dalam mengerjakan soal tentang penyajian data, elo bisa coba cek beberapa artikel di bawah ini, ya. Baca Juga Mean, Median, Dan Modus Dalam Data Numerik Tunggal Rumus Kuartil Data Tunggal dan Data Kelompok Rumus Ragam Data Kelompok dan Pembahasan Soal Rumus Ragam Data Tunggal dan Pembahasan Soal Rumus Varians Data Kelompok dan Pembahasan Soal Contoh Soal Penyajian Data Dalam Bentuk Tabel SoalTabel di bawah ini berisi data peserta ekstrakurikuler tari tradisional di SMP X dari tahun 2018 hingga 2021. Tahun2018201920202021Peserta5121625 Berdasarkan data tersebut, manakah pernyataan di bawah ini yang tepat? A. Peserta tahun 2021 berjumlah 4,5 kali lipat peserta tahun Peserta tahun 2021 berjumlah 2 kali lipat peserta tahun Peserta tahun 2021 bertambah 400% dari peserta tahun Peserta tahun 2020 bertambah 200% dari peserta tahun 2019. Untuk menjawab soal di atas gue kasih beberapa rumus yang mungkin bisa membantu elo, ya. Ilustrasi rumus untuk mencari berapa kali lupat kenaikan data Arsip Zenius Oke, gimana sudah mencoba untuk menjawab pertanyaannya? Kalau gitu sekarang kita cocokan, yuk! Pembahasan Jawaban A. Peserta tahun 2021 berjumlah 4,5 kali lipat peserta tahun 2018. Kalau dilihat dari tabel, kita tahu bahwa pada 2021 ada 25 peserta, sedangkan pada tahun 2018 ada 5 saja. Menggunakan rumus yang sudah gue berikan, kita bisa mencari berapa kali lipat kenaikannya hanya dengan membagi jumlah peserta di tahun 2021 dengan jumlah peserta di tahun 2018. Maka, k = 255. Jawaban yang seharusnya adalah 5 kali lupat. Maka pilihan A salah. Jawaban B. Peserta tahun 2021 berjumlah 2 kali lipat peserta tahun 2019. Cara mengecek jawaban ini sama dengan jawaban A. Sehingga, k = 2516. Seharusnya hasilnya adalah 1,56 kali lipat. Maka, pilihan B salah. Jawaban C. Peserta tahun 2021 bertambah 400 % dari peserta tahun 2018. Pertama-tama kita bisa cari dulu nih berapa kali lipat kenaikan dari tahun 2018 ke tahun 2021. Jadi, k = 255. Hasilnya adalah 5 kali lipat. Nah, sekarang baru kita ubah ke bentuk persen dengan rumus i = k-1. i = k-1i = 5-1i = 4 Lalu kita cari tahu nih berapa persen yang setara dengan 4. 4 = x/100x= 4 x 100x= 400% Maka, ketemu deh peningkatan dari tahun 2018 ke 2021 adalah 400%. Sehingga, pilihan C merupakan jawaban yang benar. Untuk pilihan D bisa elo coba cari-cari sendiri jawabannya yang benar untuk latihan, ya. Contoh Soal Penyajian Data Dalam Bentuk Diagram Batang SoalDiagram batang di bawah ini berisi data penjualan kue Rina dari bulan Maret hingga Juni. Ilustrasi soal penyajian data dalam bentuk diagram batang Arsip Zenius Apabila pada bulan Juni mengalami kenaikan penjualan sebesar 300% dari bulan April, maka berapakah jumlah penjualan kue Rina pada mulan Juni? A. 150B. 60C. 30D. 45 Berikut beberapa rumus yang bisa elo gunakan untuk menjawab soal di atas. Ilustrasi rumus untuk mencari jumlah setelah atau sebelum kenaikan Arsip Zenius Loading ... Oke, coba kita kerjakan bersama, deh. PembahasaDari dua pilihan rumus di atas, elo bisa pilih salah satu. Gue memilih untuk memakai rumus yang ke-1, P1=P0+iP0. Nah, sekarang kita tinggal masukin saja angka yang ada di diagram batang ke dalam rumus. P1=P0+iP0P1=15+300%15P1=15+300/10015P1=15+315P1=15+45P1=60 Sehingga banyak penjualan Rina di bulan Juni adalah 60 kue. Jawaban yang benar adalah B. 60. Penutup Karena sudah mengenal yang namanya penyajian data, jangan bingung-bingung lagi ya kalau elo dapet informasi berupa angka yang banyak. Elo bisa langsung aja menerapkan cara menyajikan data secara visual ini agar informasi jadi lebih mudah untuk dipahami dan di analisis. Untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut tentang penyajian data melalui video menarik Zenius, elo bisa berlangganan paket belajar Zenius dengan klik banner di bawah ini! Referensi
Tetapi secara umum data kependudukan dapat disajikan dalam tiga bentuk yaitu tabel, grafik/diagram, dan peta. 1. Tabel Penyajian data dengan tabel merupakan cara yang paling mudah. Penyajian dengan tabel biasanya digunakan untuk kepentingan analisis perbandingan.
Hasilpercobaan dapat diterapkan dalam suatu kondisi yang lebih luas karena kita mempelajarikombinasi dari berbagai faktor. b) Pengulangan bertujuan untuk: Menduga ragam dari galat percobaan; Statistik deskriptif hanya terbatas pada menyajikan data bentuk tabel, diagram, grafik, dan besaran lain.
memberikangambaran untuk pengujian hipotesis memberikan gambaran untuk pengujian statistik secara inferensial Semua jawaban benar Jawaban Yang Benar Menurut Pilihan diatas adalah A. memberikan gambaran sebaran data dalam bentuk visualisasi. Dilansir dari Ensiklopedia, Tujuan Penyajian data dalam bentuk grafik adalah untuk memberikan gambaran
AkU0.