BincangSyariahCom — Ada sebuah pepatah yang sangat familiar di telinga saya, dan mungkin bagi para pembaca sekalian yang budiman. Pepatah itu berbunyi, "Janganlah menilai sesuatu hanya dari penampilan luar saja". Nampaknya pepatah tersebut berbanding terbalik hari ini.Manusiaterkadang terbiasa melihat sesuatu dari satu sisi karena berbagai faktor,katakan faktor emosional,misal : bila seseorang yang kita benci mengatakan sesuatu perihal 'kebenaran' mungkin sulit untuk masuk ke hati kita karena adanya faktor rasa benci yang membuat kita terhalang untuk melihat sisi lain dari orang itu yaitu sisi atau sesuatu
Janganterlalu cepat menilai seseorang dari apa yang kelihatan, karena siapa tahu, di sisi yang tak terlihat, dia sedang melakukan kebaikan bagi Anda. Jangan Menilai Dari Luarnya Saja. Admin Spiritual Official Writer. 6784 . dan pelayan ini mulai tidak sabar. "35 sen" kata si pelayan sambil uring-uringan.
KataBijak Supir Bus Keren. Kamu tidak perlu tahu betapa susah dan kerasnya aku ketika di jalan. Karena semua upah yang aku dapat nyatanya tidak sebanding dengan taruhan nyawaku di perjalanan. Terimakasih kepada para sopir Bus yang sudah mengendarai dengan nyaman dan aman, berkat engkau, kami bisa menikmati perjalanan dengan tenang, tanpa harus
Impiandari orang-orang susah, miskin, dan menderita tak lebih dari penghiburan atau sebentuk kekacauan pikiran. Orang sudah terlanjur percaya bahwa yang berhak dan pantas memiliki impian hanya mereka yang kaya. Tapi mereka yang sehat akal mengatakan sebaliknya: justu karena anda miskin, maka bangun dan perkuat impian anda. 1 Yesus memprioritaskan Kasih lebih dari Hukum. Jika kita membaca Perjanjian Baru, maka ada banyak sekali contoh Yesus mengutip hukum Taurat tapi kemudian memberikan perintah baru. Misalnya, Matius 5:38-39, "Kalian pernah mendengar kata-kata, 'Mata ganti mata, dan gigi ganti gigi.' Tapi aku berkata kepada kalian: Jangan melawan orang jahat. 3rvNr7T.